bingung, parah, masih sayang, gak mau pisah, gak mau jauh jauhan.
gak mau, gak mau gak mau.
setiap hari berpikir dan berpikir tentang apa yang harus dilakukan, di satu sisi, benar benar tidak mau pisah dengannya. tapi disisi yang lebih penting sadar akan dosa yang akan ditanggung
perbuatan dosa, lali harus bagaimana ?
ketika semuanya telah terjadi rasanya ingin sekali mengatakan bahwa ingin putus pacaran, maunya segera menikah, tapi belum siap, belum ada persiapan. si dia juga belum lulus kuliah apalagi saya yang masih baru semester VI.
banyak orang yang mengatakan, langsung nikah aja, tapi bukankah nikah itu juga butuh persiapan ? kalaulah alasan untuk menikah karena menghindari maksiat, bukankah sudah dari dahulu anak - anak yang masih di bawah umur dan masih mau pacaran itu dinikahkan saja, semakin baik akan tetapi bagaimana dengan nikah usia dini ?tidak dapat membayangkan.
di sisi lain, pernikahan bukanlah hanya karena menghindari maksiat akan tetapi karena menjalankan sunnah Rasul meskipun begitu akan lebih baik jika mempersiapkan diri dan fisik sebelum menikah baik psikologis maupun materi. karena meskipun nantinya rezeki itu datangnya dari Allah, namun kita juga diwajibkan berusaha untuk memenuhinya, barulah hasil akhirnya kita serahkan kepada Allah.
semoga kita termasuk dalam hambaNya yang beruntung aamiin.










